Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kualitas pendidikan sains di Indonesia melalui penyelenggaraan Workshop “Investing in the Future: Cultivating Excellence in Science and Biology Learning”. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis, 23 Oktober 2025 ini dihadiri oleh para Kepala SMA se-Indonesia yang mendapat undangan khusus dari UGM, mulai dari Aceh hingga Papua.
Workshop ini dibuka dengan pemaparan mengenai program International Undergraduate Program (IUP) UGM, khususnya untuk Cluster Sains. Para peserta mendapatkan informasi mendetail mengenai peluang pendidikan internasional yang ditawarkan, termasuk kerja sama dengan Taiwan Center. Melalui kolaborasi tersebut, mahasiswa UGM memiliki kesempatan untuk menempuh dual degree di Taiwan serta mengakses berbagai program beasiswa yang disediakan universitas mitra.
Program ini diharapkan mampu membuka jalan bagi lulusan SMA di seluruh Indonesia untuk memperoleh pengalaman akademik berstandar global serta memperluas jejaring internasional di bidang sains dan biologi.
Salah satu agenda utama dalam workshop ini adalah penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara UGM dan sejumlah sekolah undangan. Melalui MoU ini, UGM dan pihak sekolah berkomitmen untuk memperluas kerja sama dalam bentuk pengembangan akademik, peningkatan kualitas peserta didik, serta pembukaan akses informasi terkait jalur penerimaan, khususnya program IUP.
Penandatanganan MoU ini menjadi langkah strategis untuk membangun sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah menengah dalam mencetak generasi unggul di bidang sains.
Setelah sesi penandatanganan MoU, peserta diajak mengunjungi expo sains yang sedang berlangsung di lingkungan UGM. Pada expo tersebut, para Kepala SMA dapat melihat langsung beragam inovasi dan karya ilmiah mahasiswa UGM dari berbagai bidang sains.
Selain itu, peserta juga melakukan tur ke laboratorium cluster sains. Kunjungan ini memberikan gambaran nyata mengenai fasilitas dan ekosistem riset yang dimiliki UGM—mulai dari laboratorium biologi, kimia, hingga fasilitas riset terpadu lainnya.
Kegiatan ini menjadi kesempatan berharga bagi para peserta untuk memahami lebih dalam kualitas pembelajaran serta budaya riset yang dikembangkan di UGM.
Ustazah Ninien R., selaku perwakilan peserta dari SMA Islam Nurul Fikri Boarding School Serang, menyampaikan rasa syukur sekaligus harapan besar atas terselenggaranya workshop ini:
“Alhamdulillah, semoga kegiatan ini bisa menjadi pendorong semakin banyak siswa SMA Nurul Fikri yang masuk ke UGM, khususnya melalui program IUP.”
Harapan tersebut sejalan dengan tujuan kegiatan, yaitu memperkuat jembatan antara sekolah dan perguruan tinggi dalam menyiapkan masa depan generasi muda Indonesia di bidang sains dan biologi.
Workshop “Investing in the Future: Cultivating Excellence in Science and Biology Learning” tidak hanya menjadi ajang sosialisasi program unggulan UGM, tetapi juga wadah strategis dalam memperluas kolaborasi pendidikan nasional. Melalui kegiatan ini, UGM mendorong peningkatan kualitas pembelajaran sains di Indonesia sekaligus membuka akses lebih luas bagi siswa-siswi terbaik untuk meraih pendidikan tingkat global.
Dengan berjalannya MoU dan penguatan jejaring akademik, diharapkan siswa SMA Islam Nurul Fikri Boarding School Serang yang dapat mengambil bagian dalam program unggulan UGM dan berkontribusi bagi kemajuan ilmu pengetahuan di Indonesia.