Dalam upaya memperkuat jejaring pendidikan Islam dan memperluas wawasan global, Pesantren Ibnu Salam Nurul Fikri (NF) mengadakan kunjungan kerja sama internasional ke beberapa sekolah Islam terkemuka di Malaysia. Kegiatan yang bertajuk “Kerja Sama dengan Sekolah-Sekolah di Malaysia: Upaya Memperluas Wawasan dan Kualitas Pendidikan” ini berlangsung selama tiga hari, Kamis–Sabtu, 16–18 Oktober 2025, di berbagai institusi pendidikan di Selangor, Malaysia.
.jpeg)
Delegasi dari Pesantren Ibnu Salam Nurul Fikri dipimpin oleh Moh. Kholisul Ibad Arifin, M.Pd. (Direktur Pesantren), didampingi oleh Irmawati, M.Pd. (Wakil Direktur), dan Hari Untung Maulana, M.Pd. (Manajer Kesekretariatan, Humas, Media, dan Marketing).
Mereka disambut langsung oleh pimpinan dari lima institusi besar Malaysia, yaitu:
.jpeg)
Tujuan utama kegiatan ini meliputi silaturahim, benchmarking, serta penjajakan kolaborasi strategis di bidang peningkatan mutu guru dan santri. Kunjungan ini juga diharapkan menjadi langkah awal menuju kerja sama internasional dalam bidang pendidikan Islam yang lebih luas dan berkelanjutan.
Selama tiga hari, delegasi NFBS melakukan kunjungan maraton ke lima lembaga pendidikan, yaitu:
Di setiap kunjungan, kegiatan diawali dengan presentasi profil lembaga oleh masing-masing pihak. Presentasi ini menjadi sarana untuk menemukan titik temu visi dan misi antara lembaga-lembaga pendidikan Islam di Indonesia dan Malaysia. Setelah itu, dilaksanakan diskusi mendalam (in-depth discussion) mengenai potensi kerja sama di bidang kurikulum, sistem asrama, manajemen sekolah Islam terpadu (SIT), serta pengembangan kapasitas guru dan santri.
.jpeg)
Selain sesi formal, delegasi juga melakukan school tour untuk meninjau langsung proses belajar-mengajar, fasilitas asrama, serta metode pembinaan karakter di sekolah-sekolah tersebut. Pertemuan diakhiri dengan ramah tamah dan pertukaran cenderamata sebagai simbol ukhuwah dan komitmen untuk melanjutkan kerja sama di masa mendatang.
Salah satu momen istimewa dalam kunjungan ini adalah ketika delegasi NF menerima Sertifikat Wakaf IHES (Integrated Holistic System) yang diserahkan langsung oleh Prof. Dr. Hasni bin Mohammed, selaku penemu sistem tersebut. Sertifikat ini menjadi simbol kolaborasi dan kepercayaan akademik antara kedua institusi.
.jpeg)
Direktur Pesantren Ibnu Salam Nurul Fikri, Moh. Kholisul Ibad Arifin, M.Pd., menyampaikan bahwa kunjungan ini lebih dari sekadar studi banding:
“Kami datang ke Malaysia tidak hanya untuk berkunjung, tapi untuk menyambung hati dan visi. Di era global ini, lembaga pendidikan Islam tidak bisa berjalan sendiri. Kami melihat Musleh, Al Amin, Brainy Bunch, Hira, dan ISSA sebagai mitra strategis yang memiliki kesamaan DNA perjuangan dengan kami. Insya Allah, kolaborasi ini akan membawa lompatan kualitas, baik untuk guru-guru kami maupun untuk santri-santri di Nurul Fikri.”
Sementara itu, Dr Shahrinizam bin Mohd Amin, Pengurus Besar Musleh Integrated Education Berhad, menyambut baik inisiatif kerja sama ini:
“Kami sangat mengalu-alukan kedatangan rombongan dari Pesantren Ibnu Salam Nurul Fikri. Musleh sebagai jaringan sekolah Islam di Malaysia selalu terbuka untuk berkolaborasi. Kita adalah saudara serumpun, menghadapi tantangan zaman yang sama. Semoga pertemuan ini menjadi langkah awal yang diberkahi Allah untuk kita saling memperkuat dan memberi manfaat bagi umat.”

Kunjungan kerja sama antara Pesantren Ibnu Salam Nurul Fikri dan sekolah-sekolah Islam di Malaysia ini menjadi langkah konkret dalam membangun jejaring pendidikan Islam lintas negara. Selain mempererat ukhuwah Islamiyah, kegiatan ini membuka peluang besar untuk pengembangan program bersama dalam teacher exchange, student exchange, serta peningkatan mutu kurikulum dan manajemen pesantren.
Dengan semangat kolaborasi dan visi global, diharapkan kerja sama ini akan menjadi pondasi bagi kemajuan pendidikan Islam yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing internasional.