Serang - Sebanyak 144 santri kelas 12 SMA Islam Nurul Fikri Boarding School Serang mengikuti tes bahasa Inggris Pearson GSE Test pada Jumat hingga Sabtu, 28 Februari hingga 1 Maret 2025.
Tes yang dilaksanakan ini merupakan bagian dari program SMAI NFBS Serang untuk menjaga kualitas pembelajaran bahasa Inggris serta mengukur kemampuan bahasa Inggris santri dengan standar internasional.
SMAI NFBS Serang telah menerapkan sistem pembelajaran bahasa Inggris berbasis CEFR (Common European Framework of Reference), sebuah sistem standarisasi tingkat kemahiran berbahasa di Eropa dan dunia.
CEFR mengklasifikasikan kemampuan bahasa Inggris ke dalam enam level, yaitu A1 dan A2 (Pemula/Basic), B1 dan B2 (Menengah/Intermediate), serta C1 dan C2 (Mahir/Advanced).
Proses pengukuran kemampuan bahasa Inggris di SMAI NFBS dimulai sejak santri duduk di kelas 10. Pada tahap awal, santri mengikuti Placement Test menggunakan British Council English Score untuk menentukan level kemampuan mereka. Selanjutnya,
Di kelas 11, santri kembali diukur kemampuannya melalui Pearson Level Test. Sementara itu, di kelas 12, menjelang kelulusan, santri mengikuti Pearson Benchmarking Test.
Metode ini dirancang untuk mengukur kompetensi bahasa Inggris secara lebih detail, mencakup empat keterampilan listening, speaking, reading, dan writing.
“Dengan diketahuinya tingkat kemampuan bahasa Inggris santri secara detail dan spesifik, kami dapat membantu mereka memahami kemampuan mereka saat ini dan target yang harus dicapai”, ujar Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMAI NFBS Serang, Ustadzah Arnilah, M.Pd.
“Data hasil tes akan memudahkan kami dalam mendesain pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing santri,” tambah beliau.
Target yang ingin dicapai oleh SMAI NFBS adalah lulusan kelas 12 mampu mencapai level B1 dalam CEFR, yang menunjukkan kemampuan bahasa Inggris pada tingkat menengah.
Untuk mencapai target ini, sekolah telah menyiapkan berbagai program pembelajaran, termasuk penggunaan buku pelajaran yang disesuaikan dengan standar CEFR serta pelaksanaan tes berkala untuk memantau perkembangan kemampuan santri.