Gapai Impian Studi ke Luar Negeri, Santri SMAI NFBS Serang Antusias Ikuti Sharing Session Event

Gapai Impian Studi ke Luar Negeri, Santri SMAI NFBS Serang Antusias Ikuti Sharing Session

Serang – Kuliah di luar negeri merupakan salah satu impian bagi para pelajar, begitupun santri SMA Islam Nurul Fikri Boarding School Serang.

 

Dalam memfasilitasi Impian tersebut, SMAI NFBS Serang menggelar acara sharing session bertajuk “Serba-Serbi Kuliah di Luar Negeri” yang diadakan pada Jum’at, 28 Februari 2025

 

Acara diikuti oleh sekitar 50 santri kelas 10 dan 11 yang memiliki minat untuk melanjutkan studi ke luar negeri, khususnya ke Jerman, Turki, dan Perancis.

 

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pelayanan Bimbingan Konseling sekolah dan dibuka untuk siapa saja yang ingin mengetahui lebih dalam tentang pengalaman studi internasional.

 

SMAI NFBS Serang menghadirkan Coach Agung, Direktur Excellenz Institute, sebagai pemateri utama, didampingi oleh Coach Bilal yang sebelumnya mengisi Academic Motivation Training (AMT) untuk santri kelas 11.

 

Coach Agung, salah satu putra terbaik bangsa yang merupakan lulusan Jerman dan peraih empat beasiswa luar negeri sejak SMA, berbagi wawasan inspiratif kepada para santri.

 

 

Agenda ini tidak hanya membahas alasan atau manfaat kuliah di luar negeri. Coach Agung justru mengawali sesi dengan membuka wawasan santri tentang tantangan besar yang dihadapi dunia dan Indonesia saat ini.

 

“Teknologi telah mengubah cara kita hidup. Generasi muda harus mempersiapkan diri menghadapi era di mana banyak pekerjaan bisa digantikan teknologi,” ujar Coach Agung.

 

Beliau menyoroti tiga keterampilan esensial yang perlu dikuasai santri: berpikir kritis (critical thinking), berpikir kreatif (creative thinking), dan komunikasi (communication). Ketiga elemen ini menjadi kunci untuk bersaing di tengah perkembangan zaman.

 

Setelah sesi motivasi, Coach Agung menjelaskan langkah konkret yang perlu dipersiapkan untuk kuliah di luar negeri. Selain kemampuan akademik, ia menegaskan pentingnya kesiapan mental, pembentukan karakter, dan penguatan keimanan.

 

“Kehidupan di luar negeri, terutama di negara-negara Barat, sangat berbeda dengan Indonesia. Santri harus siap menghadapi tantangan budaya dan lingkungan baru,” tambah beliau.

 

Sesi dilanjutkan dengan tanya jawab yang berlangsung penuh antusiasme. Santri terlihat begitu aktif mengajukan pertanyaan, menunjukkan rasa ingin tahu yang tinggi. Durasi dua jam ternyata belum cukup untuk menjawab semua keingintahuan mereka.

 

Melihat animo yang besar, pihak sekolah berencana mengadakan sesi pembimbingan khusus bagi santri yang serius mengejar studi internasional.

 

Ustadzah Arnilah, M.Pd., Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMAI NFBS, yang turut hadir mendampingi acara, menyampaikan kesannya. “Alhamdulillah, saya melihat anak-anak begitu antusias menyimak pemateri. Sesi tanya jawab menjadi bukti bahwa santri kita cerdas, kritis, dan komunikatif. Harapan kami, sekolah bisa menjadi jembatan bagi mereka untuk mewujudkan mimpi, termasuk studi ke luar negeri,” tutur beliau.