Dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional dan Hari Kesaktian Pancasila, santri kelas 10 dan 11 Tholibah menyelenggarakan kegiatan bertajuk BAKTI (Batik dan Kesaktian Pancasila) pada Sabtu, 11 Oktober 2025 bertempat di Aulia Hilmi Aminudin (AHA).

Kegiatan ini mengusung tema “Berbatik dengan bangga, berpancasila dengan jiwa” yang bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya dan sejarah bangsa, serta mengapresiasi perjuangan para pahlawan yang telah berkorban demi tegaknya nilai-nilai Pancasila. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi santri untuk mengenal lebih dalam makna batik sebagai warisan budaya Indonesia dan memperkuat rasa kebangsaan melalui kegiatan yang edukatif dan menyenangkan.

Kegiatan BAKTI 2025 diawali dengan apel pagi pada pukul 07.15, diikuti sesi foto bersama dengan kostum batik bebas pantas antara santri dan wali kelas. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan berbagai perlombaan menarik yang melibatkan perwakilan dari setiap kelas. Beberapa lomba yang digelar antara lain Queen of Batik, Poster, Drama, serta Ranking 1.
Dalam lomba drama, para santri menampilkan kisah yang menggambarkan kebanggaan terhadap batik sebagai identitas bangsa, sementara lomba poster memunculkan karya-karya kreatif bertema semangat nasionalisme dan nilai-nilai Pancasila. Tak kalah seru, pemilihan Queen of Batik menjadi ajang untuk menunjukkan pesona dan pengetahuan santri tentang filosofi batik Indonesia.
Usai perlombaan, para santri bersama-sama menonton film sejarah Kesaktian Pancasila, yang kemudian dilanjutkan dengan lomba Ranking 1 berisi pertanyaan seputar film tersebut. Kegiatan ini berlangsung dengan suasana yang meriah dan penuh semangat. Meski kelas 12 belum dapat berpartisipasi karena tengah mengikuti rangkaian intensif TKA, hal itu tidak mengurangi antusiasme seluruh peserta.
.jpeg)
Menurut Ustazah Alfulaelah Tunnufus, S.Pd., selaku Pembina OSIS sekaligus penanggung jawab kegiatan, acara BAKTI 2025 menjadi pengalaman yang berkesan bagi para santri.
“Kegiatan ini merupakan kegiatan yang sangat positif. Walaupun terdiri dari tiga rangkaian acara dalam satu waktu dan sempat diundur karena benturan jadwal, hal itu tidak mengurangi keseruan dan kenikmatan santri dalam mengikuti kegiatan. Banyak karya dan bakat yang tersalurkan melalui acara ini,” ujarnya.
.jpeg)
Melalui kegiatan BAKTI 2025, para santri diharapkan dapat semakin mencintai budaya bangsa, menghargai jasa para pahlawan, serta meneladani nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Acara ini tidak hanya menjadi peringatan hari bersejarah, tetapi juga wujud nyata pembentukan karakter generasi muda yang berbudaya dan berjiwa Pancasila.